Halal Today
  • Halal Updated
  • Halal Brand & Sharia
  • Halal Lifestyle
  • Brand Index
    • Digital Halal Brand Index 2025
    • Halal Brand Consumer Choice Index 2025
    • Sharia Index
  • Khazanah GNH
No Result
View All Result
Halal Today
  • Halal Updated
  • Halal Brand & Sharia
  • Halal Lifestyle
  • Brand Index
    • Digital Halal Brand Index 2025
    • Halal Brand Consumer Choice Index 2025
    • Sharia Index
  • Khazanah GNH
No Result
View All Result
Halal Today
No Result
View All Result
Home Halal Updated

Baru Kuasai 4 Persen Pasar Halal Dunia, Pakar Soroti Lemahnya Ekonomi Syariah Nasional

Akbar Halal Today by Akbar Halal Today
Juni 9, 2026
in Halal Updated
0
Baru Kuasai 4 Persen Pasar Halal Dunia, Pakar Soroti Lemahnya Ekonomi Syariah Nasional
400
SHARES
2.4k
VIEWS
Share on WhatsAppShare on Facebook

Halaltoday.id, Indonesia- Indonesia masih menghadapi pekerjaan rumah besar untuk menjadi pemain utama dalam industri halal dunia. Meski berstatus sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, kontribusi Indonesia dalam rantai pasok industri halal global masih tergolong rendah.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Prof Irfan Syauqi Beik, mengungkapkan industri halal global saat ini tumbuh sangat pesat.

Nilainya telah melampaui 3 triliun dolar AS dengan laju pertumbuhan mencapai 8 hingga 10 persen per tahun.

Sayangnya, peluang besar tersebut belum mampu dimanfaatkan secara optimal oleh Indonesia. Menurut Prof Irfan, lambatnya langkah awal dibanding negara lain serta belum kuatnya koordinasi antarsektor menjadi salah satu penyebab utama.

“Berdasarkan data Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), sebesar 78 persen suplai industri makanan dan minuman halal justru dikuasai negara muslim minoritas. Negara anggota OKI hanya menyuplai 22 persen, dan dari angka tersebut, share Indonesia baru mencapai 4 persen,” ujar Prof Irfan dilansir IPB University News, Senin (8/6/2026)

BacaJuga

Literasi Halal Kunci Penting Keberhasilan Implementasi Sertifikasi Halal

Jelang Wajib Sertifikasi Halal Oktober, Apakah Semua Obat juga Wajib Bersertifikat?

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa potensi besar ekonomi syariah nasional belum terkonversi menjadi kekuatan ekonomi yang mampu bersaing di tingkat global.

Menurutnya, penguatan sistem yang terintegrasi dari hulu hingga hilir harus segera dilakukan. Selain itu, diplomasi perdagangan juga perlu diperkuat agar produk halal Indonesia memiliki akses pasar yang lebih luas di berbagai negara.

Padahal, Indonesia telah memiliki fondasi yang cukup kuat. Melalui Undang-Undang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), ekonomi syariah ditetapkan sebagai salah satu pilar pembangunan nasional untuk dua dekade mendatang.

Dalam rangka memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, Prof Irfan mendorong penguatan peran Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Menurutnya, lembaga tersebut perlu ditingkatkan statusnya menjadi badan yang lebih mandiri dan memiliki kewenangan yang lebih kuat.

“Saya menyarankan KNEKS ini di-upgrade menjadi badan. Nanti ia menjadi kepanjangan tangan presiden untuk memonitor dan memastikan semua program pengembangan ekonomi syariah dari A sampai Z dilaksanakan dengan baik,” tegasnya.

 

Tiga Langkah Strategis

Lebih lanjut, Prof Irfan memaparkan tiga langkah strategis yang perlu dipercepat dalam lima tahun ke depan. Pertama, meningkatkan edukasi dan literasi halal guna memperkuat kesadaran masyarakat.

Kedua, memperbaiki ekosistem kelembagaan, sistem sertifikasi berbasis bukti (evidence), serta diplomasi perdagangan. Ketiga, menyusun regulasi yang fleksibel namun tetap substantif untuk mendukung pertumbuhan industri halal.

Selain sektor komersial, ia juga menyoroti besarnya potensi keuangan sosial syariah. Potensi zakat dan wakaf yang diperkirakan mencapai Rp500 triliun per tahun dinilai dapat menjadi motor penggerak ekonomi umat apabila dikelola secara optimal dan terintegrasi dengan sektor keuangan syariah.

“Ketika kesadaran agama dan kesadaran kemanusiaan digabung menjadi kekuatan ekonomi, efeknya akan sangat dahsyat,” pungkasnya.

Dengan pasar halal global yang terus berkembang, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi pusat ekonomi syariah dunia.

Namun, peluang tersebut hanya dapat diwujudkan melalui penguatan kelembagaan, sinergi kebijakan, dan keberanian mengambil langkah strategis untuk memperbesar pangsa pasar nasional di tingkat internasional.

Tags: #halalbrand#halalglobal#halaltoday#halalupdate
SendShare160Tweet100Share

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
Previous Post

BPJPH: Sertifikasi Halal SPPG Jamin Kualitas dan Nilai Halal Bagi Masyarakat Penerima MBG

Next Post

Ramai Diberitakan Nata de Coco Disebut Bisa Tak Halal, Ini Kata MUI

Related Posts

Literasi Halal Kunci Penting Keberhasilan Implementasi Sertifikasi Halal

Literasi Halal Kunci Penting Keberhasilan Implementasi Sertifikasi Halal

by Akbar Halal Today
Juli 14, 2026
0

Halaltoday.id, Jakarta- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menilai penguatan literasi halal merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan implementasi...

Perhatikan! Berikut Hal Penting Terkait UMK Wajib Sertifikasi Halal

Jelang Wajib Sertifikasi Halal Oktober, Apakah Semua Obat juga Wajib Bersertifikat?

by Syahril Izza
Juli 13, 2026
0

Ringkasan: Kewajiban sertifikasi halal tidak serta-merta berlaku untuk seluruh produk obat. Regulasi tersebut diterapkan secara bertahap sesuai ketentuan pemerintah dan...

Next Post
Ramai Diberitakan Nata de Coco Disebut Bisa Tak Halal, Ini Kata MUI

Ramai Diberitakan Nata de Coco Disebut Bisa Tak Halal, Ini Kata MUI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

berita halal today indonesia

Portal berita yang membahasa industri dan ekosistem halal di Indonesia secara terkini dengan suguhan data-data aktual serta faktual.

Selain itu , Halaltoday.id juga memberikan ruang lingkup bisnis baru yang terkemuka dan terpercaya melalui jaringan-jaringan usaha mulai korporasi hingga skala unit usaha kecil menengah.

  • 327 Fans
  • 944 Followers
  • 123 Subscribers
  • 255 Followers

© 2025 Halaltoday.id – All Right Reserved

  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Publikasi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
  • Halal Updated
  • Halal Brand & Sharia
  • Halal Lifestyle
  • Brand Index
    • Digital Halal Brand Index 2025
    • Halal Brand Consumer Choice Index 2025
    • Sharia Index
  • Khazanah GNH

© 2025 Halaltoday.id - All Right Reserved &

Go to mobile version